Tema Interior dan Eksterior Rumah

Temukan beragam artikel tentang tema interior dan eksterior rumah untuk menciptakan kesan nyaman dan tenang.

Tips Memilih Tukang Bangunan

Membangun rumah, toko, atau gedung, sudah pastinya membutuhkan tukang bangunan. Tanpa adanya tukang bisa-bisa rumah atau juga bangunan yang diinginkan tidak akan jadi. Oleh karena itu, dalam pembangunan seorang tukang bangunan memiliki peran penting karena jasanya sangat dibutuhkan. Akan tetapi, mendapatkan tukang yang benar-benar dapat membangun dengan baik sangat sulit. Ini dikarenakan tidak semua tukang dapat bekerja dengan baik atau kualitasnya rendah sehingga pekerjaan yang dikerjakan terkadang tidak sesuai dengan keinginan. Tidak hanya itu saja, ada juga tukang bangunan yang belum menyelesaikan pekerjaanya meminta gajinya dibayar terlebih dahulu, akan tetapi setelah setengah perjalan tugasnya tidak diselesaikan. Jika hal ini terjadi, pastinya akan membuat rugi karena harus bayar tukang baru lagi. Untuk itu, memilih tukang bukan berarti Anda harus asal pilih karena jika asal pilih dapat membuat Anda rugi. Bagi Anda yang ingin membangun dan ingin mencari tukang , ini dia tips dalam memilih tukang bangunan.

Tukang bangunan

Pilih tukang yang ahli

Saat Anda memutuskan memilih tukang bangunan jangan mudah tergiur dengan tukang bangunan yang menawarkan upah murah. Bisa saja dengan upah murah kerjaan yang dikerjakan tidak maksimal, dengan begitu ini hanya dapat membuat resiko rugi saja. Pilihlah tukan yang memiliki ahli dibidangnya agar bangunan yang Anda inginkan dapat berdiri kokoh. Anda harus benar-benar memilih tukang yang ahli di dalam dunia pembangunan. Untuk lebih pastinya Anda dapat melihat dari hasil bangunan yang telah mereka kerjakan. Ingat lebih baik Anda keluar banyak uang diwaktu pertama dengan hasil baik dari pada membayar tukang murah tapi hasil bangunan tidak sesuai.

Cari tukang yang berpengalaman

Selain Anda harus memilih tukang bangunan yang ahli, Anda juga harus mencari tukang berpengalaman. Tukang bangunan yang telah berpengalaman dalam mengerjakan bangunan, dapat mengerjakan tugasnya tepat waktu. Ini dikarenakan mereka telah mengetahui teknik-teknik yang akan dikerjakan. Berbeda dengan tukang bangunan yang belum memiliki pengalaman akan merasa sulit dan waktu yang dibutuhkan cukup lama. Mencari tukang berpengalaman dan menjadikannya pilihan, ini menjadi pilihan yang baik karena seorang tukang bangunan yang berpengalaman akan mempertimbangkan segala sesuatunya dengan baik. Selain itu, bangunan yang dikerjakan oleh tukang berpengalaman akan terlihat lebih indah dan rapi. Untuk itu, ketika Anda ingin membangun rumah atau gedung carilah terlebih dahulu seorang tukang yang berpengalaman.

Temukan tukang yang bertanggung jawab

Selain Anda harus memilih dan mencari tukang bangunan yang ahli dan berpengalaman. Anda juga harus menemukan  tukang bangunan yang bertanggung jawab.  Tukang yang bertanggung jawab sangat penting karena sebagai seorang yang sibuk pastinya Anda tidak dapat mengecek bangunan setiap saat. Dengan menggunakan jasa tukang bangunan bertanggung jawab, pastinya mereka akan melakukan perbaikan ketika melakukan kesalahan. Selain itu, mengerjakan tukang yang bertanggung jawab mereka akan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan tidak tergiur dengan tawaran lain yang memiliki upah lebih besar. Ini dikarenakan banyak tukang bangunan yang tidak bertanggung jawab dengan cara meninggalkan pekerjaan lama dan mengambil pekerjaan baru, jika ini terjadi Anda akan rugi nantinya. Untuk itu, berhati-hati dalam memilih jasa tukang bangunan. Cobalah untuk mencari informasi dari orang-orang terdekat mengenai tukang yang akan menjadi pilihan Anda.

Tukang memang sangat penting dalam pembangunan, tapi Anda tidak boleh cepat tergiur dalam memilih tukang bangunan. Semoga informasi mengenai tips memilih tukang bangunan di atas berguna untuk Anda.

 

Membuat Ruang Bermain yang Menyenangkan

playroom1Membangun ruang bermain untuk anak adalah sesuatu yang bagus untuk tumbuh dan kembang anak. Tak dapat dipungkiri bahwa anak-anak sangat suka bermain dan tak ada salahnya bagi orang tua yang memiliki dana lebih untuk membangun ruangan khusus untuk bermain buah hati. Apakah Anda tertarik untuk membangun ruang ini di kediaman Anda? Jika iya, siapkan dana yang cukup dan rancang area ini sekreatif dan sebagus mungkin agar anak Anda bentah bermain di sana. Di samping itu, ada baiknya juga untuk melakukan hal-hal di bawah ini agar kawasan tersebut menjadi tempat yang menyenangkan:

Cat dengan warna cerah dan pasang wall tattoo

Anak-anak sangat tertarik dengan warna cerah, entah itu merah muda, hijau, kuning, orange, ungu, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, disarankan untuk mengecat ruang bermain dengan warna-warna cerah baik itu satu warna saja atau kombinasi warna seperti kuning dan hijau, putih dan biru, ungu dan orange, dan lain sebagainya. Pastikan juga untuk melakukan pengecatan dengan rapi agar hasilnya maksimal. Tidak hanya itu saja, disarankan juga untuk memasang wall tattoo yang berkaitan dengan dunia anak. Bila Anda menemukan produk ini dengan motif tokoh-tokoh kartun, sebaiknya pilih produk tersebut. Btw, pilih tokoh kartun kesukaan anak agar mereka semakin nyaman bermain di ruangan tersebut. Pada umumnya, anak laki-laki suka dengan tokoh kartun seperti spiderman, iron man, superman, dan lain-lain dan anak perempuan suka dengan tokoh kartun seperti tinkerbell, princess erza, hello kitty, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Pasang lantai karet atau kayu

Anak-anak rentan terjatuh dan terluka ketika mereka sedang bermain sendiri atau pun bersama teman-temannya. Untuk meminimalisir hal ini, disarankan untuk memasang lantai karet atau kayu yang permukaannya tidak keras. Dengan demikian, ketika buah hati Anda terjatuh, kulitnya tidak akan robek dan terluka. Ingat untuk memilih lantai yang berkualitas bukan yang murahan. Jika Anda tidak memperhatikan dan justru memilih lantai yang tidak berkualitas, dalam hitungan bulan, lantai tersebut akan berlubang dan rusak. Ini hanya akan menambah pengeluaran Anda saja. Oya, untuk apabila Anda kesulitan untuk menemukan lantai karet, sebaiknya beli karpet karet yang bisa digunakan untuk mengalasi lantai agar lantai menjadi lebih lembut.

Pilih perabotan yang aman

Seperti yang sudah disebutkan di atas bawasannya anak-anak suka bermain sesuka hati mereka tanpa memperhatikan keselamatan mereka. Sebagai orang tua, Anda tak bisa sepenuhnya menyalahkan mereka karena seharusnya Anda bisa meminimalisir kejadian ini. Untuk itu, Anda disarankan untuk memilih perabotan yang aman, maksudnya ujung-ujung perabotan tidak lancip. Sebagai contoh, jika Anda ingin meletakkan kursi dan meja di ruang bermain, sebaiknya pilih kursi dan meja plastik yang ringan untuk dipindahkan dan memiliki ujung-ujung yang tumpul agar kulit anak tidak tergorek atau bahkan robek.

Yang tak kalah penting adalah penempatan terminal kuning untuk mencolokkan listrik di dalam ruangan ini. Pastikan bahwa anak Anda tidak bisa menjangkaunya. Mengapa? Anak-anak mudah penasaran sehingga mereka bisa saja penasaran dengan terminal listrik tersebut dan menyentuhnya dengan tangan basah. Bila hal ini sampai terjadi, anak akan tersetrum dan pingsan. Anda bisa saja kehilangan dia untuk selama-lamanya bila tegangan listrik yang terdapat di dalam rumah cukup besar. Mudah-mudahan, hal ini tak pernah terjadi selama Anda mau mengawasi buah hati dengan baik.

Cerdas Memilih Pondasi Bangunan yang Tepat

Ketika akan membangun rumah ataupun membeli, ada banyak hal penting yang harus diperhatikan. Selain terletak pada material dinding dan atap yang digunakan, juga pondasi bangunan itu sendiri. Sejatinya, pondasi bangunan berkualitas maka tentu menjadikan bangunan kuat, tahan lama, dan kokoh. Terlebih lagi untuk lokasi bangunan yang berada di daerah rawan bencana alam seperti gempa dan banjir, pondasi bangunan menjadi satu hal bernilai yang tidak boleh diabaikan. Bayangkan bila bangunan rumah ambruk hanya karena kelalaian memilih pondasi yang tepat sehingga tak dapat menahan beban di atasnya, jelas hal ini sangat mengecewakan. Untuk menyiasati masalah tersebut, mari kenali lebih dekat jenis-jenis pondasi yang cocok untuk bangunan yang diharapkan pada uraian berikut:

Pondasi batu kali

Pondasi batu kali

Pondasi dengan jenis batu kali sering kali kita jumpai pada bangunan-bangunan seperti rumah depok, ruko, jembatan, dan lain sebagainya. Lebih tepatnya pondasi batu kali cocok digunakan untuk konstruksi sederhana dengan kedalaman mencapai 60 hingga 80 cm. Adapun kelengkapan material untuk membuat pondasi batu kali yakni selain batu belah juga semen dan pasir. Batu kali biasanya dipasang terlebih dahulu ke dalam pondasi dan disusun secara tepat, kemudian baru disusul dengan semen dan pasir yang telah diaduk rata. Namun yang menjadi kekurangan daripada pondasi ini adalah memiliki resiko besar terhadap retaknya bangunan dan penurunan pondasi itu sendiri apabila tanah tempat dibangunnya pondasi tersebut lunak dan ukuran kedalaman relatif rendah. Untuk itu, teknik pembuatannya perlu diperhatikan.

Pondasi tapak

Pondasi tapak

Berbeda halnya dengan pondasi batu kali, pondasi tapak dibuat dengan kedalaman 1 hingga 2 meter. Sementara lebarnya pada bagian bawah sekitar 1 meter dengan menggunakan material semen dan pada bagian atas pondasinya berukuran relatif minim. Pondasi tapak juga masih sering digunakan untuk bangunan sederhana sama seperti halnya dengan pondasi batu kali. Bahkan, bila tempat pembuatan pondasi kondisi tanahnya keras dan kering, harus dengan bantuan pondasi pile yang umumnya digunakan untuk konstruksi 2 dan bahkan 3 lantai, dengan begitu bangunan baru layak didirikan.

Pondasi pile

Pondasi pile

Untuk bangunan yang berukuran besar seperti gedung, kantor, apartemen, hotel, mall, dan lain sebagainya yang terdiri dari dua dan tiga lantai umumnya banyak menggunakan pondasi pile. Betapa tidak, pondasi yang bertumpu ke dalam tanah hingga kedalaman ber meter2 memiliki ketahanan yang lebih tinggi dan kuat dibandingkan pondasi lainnya. Bahkan, dari segi pembangunannya pun terbilang praktis dan efisien. Selain itu pula untuk satu set peralatan pondasi ini dapat memenuhi 4 sampai dengan 5 titik pondasi jika kedalaman pondasi yang dibuat mencapai 6 meter. Meski demikian, pondasi pile juga memiliki beberapa kekurangan antara lain tanah yang dibor harus lunak agar pengobarannya tidak sulit, ukuran diameter pada pengeboran hanya dapat berkisar dari 20 sampai 30 cm, dan lain-lain.

Pembangunan pondasi yang kualitasnya bagus tentu saja mempengaruhi anggaran yang harus dipersiapkan. Semakin mahal material dan bagus teknik pendiriannya, maka biayanya pun akan tambah besar. Kendati demikian hal ini harus disesuaikan dengan bangunan yang ingin didirikan atau siap dibeli. Dengan memilih pondasi yang pas, bangunan yang dibuat bisa memenuhi harapan dan dengan mengetahui pondasi yang digunakan sebelum membeli dapat meminimalisir kekecewaan. Hanya saja, bila membangun dari awal usahakan menggunakan jasa tenaga kerja yang profesional dan berpengalaman untuk mendapat hasil bangunan yang berkualitas.

Bangun Rumah 1 Lantai atau Rumah Bertingkat?

Bangun Rumah bertingkatBangun rumah sendiri memang lebih ribet dibanding beli rumah jadi atau rumah indent. Kalau tidak menggunakan jasa arsitek & kontraktor, mulai dari pengurusan izin bangunan sampai dengan pemantauan pekerja semuanya dilakukan sendiri. Kendatipun demikian, ada kenikmatan tersendiri jika membangun rumah sendiri. Pertama, ukuran bangunan sampai dengan tata letak ruang disesuaikan dengan kebutuhan & keinginan. Kedua, bisa menghemat biaya. Ketiga, memastikan material bangunan yang digunakan berkualitas sehingga membuat usia bangunan lebih lama. Akan bangun rumah? By the way, bangun rumah 1 lantai atau rumah bertingkat? Untuk menentukannya, silakan simak beberapa pertanyaan di bawah ini.

Seberapa luas lahan yang bakal Anda bangun? Luas lahan menjadi penentu, apakah akan dibangun rumah 1 lantai atau rumah bertingkat. Jika lahan yang akan dibangun terbilang luas, disarankan untuk membangun rumah 1 lantai. Selain mencegah anak terjatuh dari tangga, rumah 1 lantai tidak membuat Anda kerepotan untuk mengisi ruang dengan perabotan utamanya yang berukuran besar seperti lemari, kursi, ranjang, dsb. Sebaliknya, apabila lahan yang akan dibangun rumah tidak cukup luas karena harga belinya murah, bangun rumah bertingkat jadi salah satu solusi terbaik untuk menambah ruang rumah karena adanya pertambahan anggota keluarga atau banyaknya perabotan rumah tangga.

Berapa jumlah anggota keluarga Anda? Berapa jumlah anggota keluarga Anda? Atau berapa jumlah anggota keluarga yang Anda rencanakan? Masih mungkin bertambah? Kalau hanya memiliki 2 anak, bangun rumah 1 lantai tidak masalah. Jika banyak, keputusan yang tepat jika membuat rumah tingkat. Ketika mereka dewasa, mereka bisa memiliki kamar sendiri sehingga privasi masing-masing tidak terganggu. Disarankan untuk memilih tangga kayu agar tidak licin, sertakan pegangan untuk meminimalisir anak terjatuh, dan tentunya tidak membuat tangga yang menukik dengan alas yang kecil.

Apakah lahan yang bakal dibangun berada di pinggir jalan? Ketika lahan yang Anda beli untuk bangun rumah berada di pinggir jalan, disarankan untuk membangun rumah bertingkat. Mengapa? Lahan di pinggir jalan sangat strategis untuk dijadikan lokasi berbisnis. Di kemudian hari, jika Anda telah memiliki modal, niat yang kuat, dan punya ide bisnis yang tepat, Anda bisa memanfaatkan lantai dasar sebagai tempat berbisnis. Akan tetapi, jika lahan yang dibeli bukan di pinggir jalan, bangun rumah 1 lantai atau bertingkat tidak jadi masalah. Anda bisa sesuaikan lagi dengan 2 pertanyaan di atas.

Berapa budget yang Anda miliki? Budget yang harus dikeluarkan untuk membangun rumah bertingkat bisa dibilang jauh lebih besar ketimbang bangun rumah 1 lantai. Hal ini lantaran dalam pembangunan rumah bertingkat memerlukan wiremesh untuk memperkuat lantai 2, 3, dst selain meminimalisir retak. Besi ulir atau polos, pasir, semen, & material lainnya yang digunakan pun akan lebih banyak. Jika budget yang dimiliki standar, sebaiknya bangun rumah 1 lantai. Namun, kalau punya budget yang lumayan, tidak salah jika membangun rumah bertingkat.

Sebagai tambahan, kalau ingin membangun rumah bertingkat, pastikan lahan yang dipilih punya kekuatan menahan beban yang besar. Jika tidak, rumah bakal ambruk dalam waktu dekat. Lantas, bagaimana jika ingin bangun rumah bertingkat di lahan bekas rawa? Solusinya adalah mengeruk lahan yang lembek kemudian ditimbun dengan lahan yang keras. Tunggu selama lebih kurang 3 bulan agar lahan benar-benar siap untuk dibangun rumah bertingkat. Di samping itu, Anda juga bisa menggunakan pondasi tiang pancang.